MEDIA SOSIALISASI BADAN PENYELENGGARA JAMINAN SOSIAL
BPJS

Wednesday, 30 January 2013 12:12 PM

Narkoba Jenis Baru, Zat Baru dalam Kasus Rafi Bernama '3,4-Methylene Dioxy Methcathinone'

Ekstasi yang mengandung chatinone atau MDMA.
Ekstasi yang mengandung chatinone atau MDMA. (sumber: Wikipedia)

BPJS.INFO  - Zat baru yang ditemukan dalam barang bukti berupa 14 kapsul dan urine milik tujuh orang yang ditangkap di rumah Raffi Ahmad diketahui bernama 3,4-methylene dioxy methcathinone.

Zat ini dikenal dengan sebutan methylone atau 'M1' yang merupakan turunan dari katinon yang sebelumnya terdapat dalam UU No 35 tahun 2009, tentang narkotika.

Kepala Bagian Humas Badan Narkotika Nasional (BNN), Sumirat Dwiyanto mengungkapkan, zat baru tersebut belum terdapat dalam UU no 35 tahun 2009.

Untuk itu, petugas dari laboratorium BNN terus berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan (Kemkes), Badan Pemeriksa Obat dan Makanan (BPOM), para ahli farmakolog, dan perguruan tinggi untuk memeriksa zat tersebut.

"Kawan-kawan dari laboratorium sudah melakukan koordinasi dengan BPOM dan Kemkes, biar diketahui bahan-bahan ini seperti apa," katanya.

Dikatakan Sumirat, karena belum terdaftar dalam undang-undang, pihaknya harus berhati-hati dalam menentukan status pengguna zat tersebut.

"Kita sampaikan transparan, terbuka, termasuk zatnya apa. Sesuai UU kita tidak boleh menutupi. Kita harus hati-hati menetapkan status seseorang. Kita harus teliti, profesional, dan juga harus sesuai prosedur yang berlaku, karena menentukan nasib seseorang," katanya.

Menurut Sumirat belum masuknya zat ini ke dalam UU narkotika merupakan hal yang wajar. Pasalnya, setiap zat kimiawi selalu berkembang setiap waktu.

"Sekarang koordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan langkah-langkah lebih lanjut. Termasuk DPR klo perlu. Bagaimana jika ke depan ada zat baru lagi. Kimiawi ini terus berkembang," katanya.

Berdasar website methylone.com, M1 atau 3,4-methylene dioxy methcathinone di beberapa negara, seperti New Zealand dan Inggris, zat ini sudah dinyatakan terlarang diperjualbelikan.

Seperti diberitakan, dari 17 orang yang ditangkap BNN di rumah Raffi, tujuh orang dinyatakan positif mengonsumsi zat M1 atau 3,4-methylene dioxy methcathinone ini. Tujuh orang tersebut berinisial K, M, MF, W, J, R, dan RJ. Salah seorang dari mereka diketahui berprofesi sebagai pekerja seni.

Terdapat empat orang pekerja seni atau artis yang ditangkap saat itu, yakni pemilik rumah Raffi Ahmad, pasangan Irwansyah dan Zaskia Sungkar, dan Wanda Hamidah. Irwansyah dan Zaskia Sungkar sore ini, Selasa (29/1), telah dipulangkan bersama lima orang lainnya yang dinyatakan tidak terlibat dan tidak mengetahui mengenai 'pesta narkoba' ini.

Sumber: beritasatu.com

BERITA LAINNYA

KOMENTAR