MEDIA SOSIALISASI BADAN PENYELENGGARA JAMINAN SOSIAL
BPJS

Thursday, 27 December 2012 1:44 PM

Askes Terima Besaran Iuran yang Ditetapkan Pemerintah

BPJS Info-JAKARTA   PT Askes (Persero) siap menerima besaran iuran yang ditetapkan pemerintah nanti untuk program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan yang mulai berlaku pada 2014. "Kami melaksanakan dulu yang sekarang. Dikasih Rp22 ribu ya diterima. Dikasih Rp27 ribu juga diterima.

Kalau setelah dikerjakan nanti cukup, kami laporkan cukup. Kalau kurang ya kami laporkan kurang," kata Direktur Utama PT Askes (Persero) I Gede Subawa dalam temu media di Jakarta, Rabu (26/12). Pihaknya tidak dapat menentukan besar iuran ideal bagi pelaksanaan BPJS Kesehatan karena hingga saat ini belum ada standardisasi layanan kesehatan di Indonesia. "Harus ada standardisasi terlebih dahulu. Setelah terstandardisasi, baru kami bisa memberikan gambaran premi yang layak.

Sebelum ada standardisasi, kita laksanakan dulu yang sekarang," ujarnya. Sebelumnya, Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi telah menyatakan besaran iuran bagi penerima bantuan iuran (PBI) sebesar Rp22.201 per kepala per bulan dan akan disahkan dalam Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP). Namun Dewan Jaminan Sosial Nasional yang berada di bawah Presiden mengusulkan besar iuran yang lebih besar yakni Rp27 ribu per kepala per bulan.

Meskipun belum ada keputusan mengenai besaran iuran bagi PBI, layanan kesehatan yang diterima peserta BPJS Kesehatan akan menyeluruh dan melayani penyakit secara luas dan tidak terkecuali. Bahkan pelayanan bagi penyakit seperti HIV/AIDS maupun pelayanan bagi pecandu narkoba akan dilayani juga. "Tidak ada lagi penyakit yang tidak di-cover. Dari aspek pengelolaan, kami akan melakukannya secara efektif dan efisien, agar premi yang dibebankan ke peserta tidak besar," ujarnya.

Besaran iuran BPJS bagi peserta dari kelompok pekerja formal sebesar 5% dari gaji pokok dengan komposisi 2% dibayar peserta dan 3% dibayar perusahaan. Pelaksanaan jaminan kesehatan itu berdasarkan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN). Mulai 2014, seluruh lapisan masyarakat ditargetkan memiliki asuransi kesehatan.

Sumber : Micom

 

BERITA LAINNYA

KOMENTAR